27

HIDROPONIK SPENDAJU MENUAI HASIL MAKSIMAL

2019-05-23 11:35:43 in Adiwiyata, Posted by: adminutama

Paradigma pertanian terdahulu adalah bahwa kegiatan budidaya tanaman hanya dilakukan di atas lahan yang secara khusus digunakan untuk budidaya. Namun, seiring berkembangnya teknologi di bidang biologi terapan, khususnya pertanian, maka di era pertanian modern, kegiatan budidaya tidak hanya terpusat di lahan pertanian.

Seperti kita ketahui, lingkungan perkotaan identik dengan minimnya lahan budidaya tanaman, karena lahan difungsikan sebagai bangunan pabrik, kantor maupun perumahan. Hal tersebut menjadikan kegiatan budidaya tanaman secara konvensional sulit dilakukan. Namun seiring berkembangnya teknologi budidaya tanaman tanpa tanah (soiless culture), maka kegiatan budidaya tanaman mulai ramai dilakukan di pusat perkotaan, termasuk di lingkungan pendidikan, yaitu kampus maupun sekolah. Kegiatan budidaya tanaman yang dilakukan di kawasan perkotaan disebut dengan istilah Urban Farming. 

Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang seluruh elemennya memiliki sikap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

         Dalam kegiatan pengabdian oleh tim Pendidikan TIM ADIWIYATA SMP NEGERI 27 SURABAYA disampaikan sekaligus praktik beberapa topik mengenai hidroponik, antara lain mengenai (1) Prinsip dasar budiddaya tanpa tanah, media tanam dan pengelolaan nutrisi, (2) Beberapa model hidroponik bersirkulasi dan non sirkulasi, (3) Penendalian organisme penganggu tanaman, serta (4) Panen, Pasca Panen dan Marketing.

         Pada kegiatan tersebut, masing masing anggota beserta jajarannya mengupayakan agar tetap membudidayakan berbagai tanaman hortikultura dengan sistem hidroponik sumbu. Tanaman yang diujicobakan adalah, aneka jenis selada, antara lain: salanova, lollo rossa red, lollo rossa green dan butterhead  serta beberapa jenis sayuran lain, antara lain: bayam bicolor dan sawi pagoda. Dalam perakitan instalasi hidroponik sumbu, peserta memanfaatkan barang barang bekas yang tidak terpakai antara lain, baki, gelas air mineral, kain kaos bekas dan styrofoam.

Tujuan menggunakan barang bekas adalah agar kelimpahan limbah rumah tangga dapat lebih ditekan dengan memanfaatkannya dalam instalasi hidroponik. Kegiatan tersebut tidak berhenti pada kesuksesan awal saja, namun akan terus dilakukan kegiatan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik secara mandiri.

SUKSES ADIWIYATA HIDROPONIK SPENDAJU!!!


Surabaya, 2019-05-23 11:35:43

Berita Lainnya

HIDROPONIK SPENDAJU MENUAI HASIL MAKSIMAL

2019-05-23 11:35:43
in Adiwiyata, Posted by: adminutama

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

2018-08-01 13:49:08
in Berita, Posted by: coba

JEJARING

Meningkatkan Mutu Sekolah Bersama Instansi Terpercaya