27

Berkreasi Dengan Batik Shibori

2019-02-06 15:45:38 in Berita, Posted by: admin

Sebagai bangsa Indonesia, tentunya kita sudah sangat mengenal batik sebagai salah satu budaya nusantara. UNESCO telah menetapkan Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Secara etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa, "ambhatik" dari kata "amba" berarti lebar, luas, kain; dan "titik" berarti titik atau "matik" (kata kerja dalam bahasa Jawaberarti membuat titik) dan kemudian berkembang menjadi istilah batik, yang berarti menghubungkan titik-titik menjadi gambar tertentu pada kain yang luas atau lebar. 

Kita dapat mewujudkan kecintaan pada batik dalam menggunakannya sebagai busana baik dalam acara formal maupun keseharian.  Sekarang ini perkembangan batik semakin pesat dan memunculkan motif-motif batik yang semakin beragam. Hal ini dikarenakan semakin mudahnya mempelajari teknik pewarnaan dalam membatik dari daerah lain. Salah satunya adalah teknik membuat batik shibori yang banyak kita jumpai di media online.

Sebagai upaya untuk menjaga kelestarian budaya batik, beberapa saat lalu di SMPN 27 telah dilaksanakan praktik membatik. Kali ini siswa kelas IX yang berkesempatan mempraktikkan, dengan berbekal peralatan yang sederhana mereka berkreasi dengan mempraktikkan beberapa teknik dalam membatik, khusunya batik shibori. yuk kenalan dengan batik shibori.

Apa itu shibori?

Shibori merupakan nama bentuk kesenian dari Jepang, dimana sebuah pola pada kain diciptakan melalui proses pencelupan pada pewarna. Dasarnya pembuatan Shibori mirip seperti membatik, di mana beberapa bagian kain ‘dilindungi’ agar tidak terkena pewarna. Sehingga hasil akhirnya memberikan pola sesuai dengan bagian yang diwarnai dan ‘dilindungi’.

Pada pembuatan Shibori, ‘perlindungan’ pada kain dilakukan menggunakan teknik seperti melipat, melilit dan mengikat kain dan mencelupkannya pada pewarna, biasanya indigo. Bahan yang digunakan untuk mengikat kain tersebut akan menahan pewarna, sehingga daerah kain di bawahnya tidak akan berubah warna. Dengan metode seperti ini, tidak ada batasan pola yang dapat diciptakan, menjadikan setiap kain Shibori unik dari yang lainnya.

PROSES PEMBUATAN SHIBORI

Mulai dengan mencampurkan bahan pewarna atau indigo dye dengan air. Kemudian mulai melipat kain sesuai dengan pola yang diinginkan. Tali, karet atau balok kayu dapat digunakan sebagai ‘pelindung’ kain dari bahan pewarna. Kemudian basahkan kain dengan cara memasukan ke dalam air dan remas sisa air yang tertinggal. 

Kemudian rendam di dalam pewarna, tahan hingga seluruh kain terendam namun tetap berada pada permukaan pewarna. Durasi perendaman akan mempengaruhi warna pada kain. Merendam dalam waktu singkat akan meninggalkan warna dengan garis tipis dan banyak area putih, sedangkan waktu yang lebih lama akan memberikan warna yang lebih gelap dan terserap atau bleeding ke daerah putih kain. 10 Menit merupakan waktu yang cukup untuk memberikan hasil yang baik

sumber:

https://marketplays.id/talk/thread/apa-itu-shibori-definisi-dan-proses-pembuatan/377

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Batik


Surabaya, 2019-02-06 15:45:38

Berita Lainnya

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

2018-08-01 13:49:08
in Berita, Posted by: coba

Surabaya Akan Terbitkan Kartu Pelajar Multifungsi

2018-08-01 13:47:34
in Berita, Posted by: coba

Berkreasi Dengan Batik Shibori

2019-02-06 15:45:38
in Berita, Posted by: admin

JEJARING

Meningkatkan Mutu Sekolah Bersama Instansi Terpercaya